Trailer Movie Blog, Drama, Horror, Adventure, Animation, Comedy..

Tuesday, July 12, 2016

Rekaman Video CCTV Saat Anwar Kabur dari Rutan Salemba


Napi pemerkosa dan pembunuhan terhadap keponakannya yang baru berusia 8 tahun di Jasinga, Bogor, Jawa Barat., Anwar kabur dari Rutan Salemba, Kamis (7/7) lalu. Ini adalah rekaman CCTV Rutan Salemba yang menggambarkan saat Anwar kabur dibantu istrinya,  Ade Irma Suryani.  Saat kabur, Anwar menyamar sebagai pengunjung dengan busana perempuan lengkap dengan cadar.

Monday, July 11, 2016

Pemerintah Minta Maaf Soal Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2016


Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menyampaikan permintaan maaf kepada segenap masyarakat atas kekacauan dan kemacetan yang terjadi di arus  mudik lebaran tahun 2016 ini.

"Adanya musibah, kekurangnyamanan dalam perjalanan menjadi evaluasi kami, pemerintah khususnya Kemendagri, sekali lagi sebagai Mendagri saya mohon maaf," kata Tjahjo, Sabtu (9/7).

Tjahjo mengatakan pemerintah juga berduka dan meminta maaf, khususnya kepada pihak keluarga yang tertimpa musibah, atas meninggalnya 17 orang selama arus mudik Lebaran 2016.

"Terjadinya musibah sebagian warga masyarakat pada saat kemacetan di Pantura daerah Kabupaten Brebes, Saya Mendagri atas nama pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf," ujar Tjahjo.

Monday, May 16, 2016

Beppe Grillo, Politisi Italia Yang Membuat Lelucon Wali Kota Sadiq Khan Sebagai Teroris


Seorang politisi Italia, Beppe Grillo mendapat kritikan banyak pihak secara luas setelah dalam sebuah acara Stand Up Comedy membuat lelucon Wali Kota Sadiq Khan Sebagai Teroris. Diawal acara tersebut, mulanya Grillo memuji terpilihnya Khan sebagai wali kota London, namun perkataan lanjutannya mendapat kritikan, yaitu:

"Sekarang saya ingin melihat dia (Khan) meledakkan diri di depan Westminster," ujar Grillo dalam sebuah penampilan stand-up comedy di kota Padua.

Westminster yang dimaksud Grillo sebenarnya merujuk pada gedung parlemen Inggris Raya yang terletak di dalam komplek Istana Westminster yang merupakan salah satu Warisan Dunia UNESCO.

Setelah penyataannya menyebar di Internet maka dengan segera berbagai toko memberi komentar negatif dan menilai bahwa gurauan Grillo tidaklah lucu.

"Gurauan itu tak membuat saya tertawa," ujar Roberto Giachetti kandidat wali kota Roma dari Partai Demokratik yang berhaluan kiri-tengah lewat akun Twitter resminya.

Grillo (67), selama bertahun-tahun dikenal sebagai komedian, aktivis politik dan bloger sebelum mendirikan partai M5S pada 2009.

Andre Brahic, Penemu Cincin Neptunus Meninggal Dunia



Andre Brahic, salah seorang ilmuan Perancis yang menemukan cincin Neptunus pertama kali pada 1984 meninggal dunia. Brahic meninggal dalam usia 73 tahun.Penemuan cincin Neptunus, bersama dengan astronom AS William Hubbard, merupakan kelanjutan dari minatnya terhadap cincin Saturnus.

Pada tahun 1990, sebuah asteroid bernomor 3488 diberi nama Brahic sebagai persembahan dan penghormatan atas karya-karyanya.

Setya Novanto Memenangi Pemilihan Ketua GOLKAR



Setya Novanto akhirnya memenangi pemilihan Ketua Umum Golkar dan akan memimpin hingga periode 2019. Sebelumnya Setya Novanto bersaing dengan Ade Komaruddin, namun di outaran kedua, Ade menyatakan memberi dukungannya kepada Novanto menjadi Ketua Umum Golkar.

“Ini cermin kebangkitan Partai Golkar, dengan Bismillahirrohmanirrohim, kita tetapkan Setya Novanto menjadi Ketua Umum Golkar 2014-2019,” tutur Pimpinan Sidang, Nurdin Halid, Selasa (17/5).

Wajah Rahmat Alim, Pembunuh Eno Parihah




Pembunuhan sadis kembali terjadi di Tanggerang, jika sebelumnya Nur Atikah dengan pelaku Agus, kini pembunuhan terjadi dengan korban Eno Parihah dengan pelaku Rahmat Alim yang juga masih status siswa SMP. Adapun motif pembunuhan karena korban menolak ajakan pelaku untuk berhubungan intim.

Pelaku Pembunuhan Eno Parihah Merupakan Pelajar SMP

Polisi berhasil menangkap para pembunuh gadis bernama Eno Parihah (18) yang berjumlah 3 orang yaitu, RAH, RA dan IH. Adapun tersangka RAH (15) merupakan pacar korban dan ternyata masih pelajar SMP. Adapun motif pembunuhan karena korban menolak ajakan pelaku untuk berhubungan intim.

"Selain menangkap RAH, petugas mengamankan dua orang lainnya RA dan IH yang diduga turut serta membunuh korban namun petugas masih mendalami keterkaitan kedua orang itu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombespol Krishna Murti di Jakarta Senin.

Para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 339 KUHP tentang penganiayaan berat dan atau Pasal 354 KUHP Subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan danatau Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

 

Friday, May 13, 2016

Mantan Ajudan Presiden China Terbukti Terima Suap





Ling Jihua yang merupakan ajudan mantan Presiden Hu Jintao, terbukti menerima suap dan menyimpan rahasia negara secara ilegal. Jumat 13 Mei, jaksa setempat mengatakan, ia akan menghadapi penjara setelah keputusan pengadilan resmi dikeluarkan.


Ling Jihua selain menerima suap juga terkena skandal perdagangan seks, yang mengakibatkan dirinya menerima pemecatan dari keanggotaan partai Komunis.

Selain dua masalah tersebut, kehidupan keluarga terutama anaknya yang berfoya-foya juga menjadi sorotan, terutama setelah anak Ling meninggal karena  kecelakaan mobil Ferrari di Beijing dan sempat mengganggu perubahan kepemimpinan Partai Komunis pada 2012.

"Tuduhan terhadap Ling sangat serius," ujar jaksa senior negara itu, seperti dikutip AFP, Jumat (13/5/2016).
 
"Dia menyalahgunakan kekuasaan sebagai Direktur Kantor Umum Komite Pusat Partai Komunis, di mana ia bekerja di bawah Hu. Dia secara ilegal menerima sejumlah besar properti dan menyimpan rahasia negara," tambahnya.
 
Dakwaan hampir pasti membuatnya akan menghadapi sidang ketat. Ling dipastikan dinyatakan bersalah dan dijamin dijatuhkan hukuman penjara.

Friday, May 6, 2016

Dapat Transfer Nyasar 45 Milyar pada 2012, Baru Dipermasalahkan Bank Pada 2016


Christine Jiaxin Lee, (21) merupakan gadis cantik asal Malaysia, , yang mendapat transferan nyasar dari bank sejumlah 45 Milyar, namun anehnya uang tersebut baru dipermasalahkan pada 2016.

Lee akhirnya ditangkap aparat keamanan Australia di Bandara Sydney saat hendak naik pesawat untuk pulang ke Malaysia.

Gadis ini dituduh mengabiskan 4,6 juta dollar Australia (Rp45 miliar), uang bank yang keliru ditransfer ke rekeningnya.

Lee merupakan mahasiswi teknik kimia disalah satu kampus di Australia dan telah tinggal selama lima tahun terakhir.

Di Pengadilan Waverley, hakim Lisa Stapleton mempertanyakan apakah Lee telah melanggar hukum atau tidak. Sebab, uang yang dia digunakan secara teknis adalah uang yang diberikan kepadanya, dan bukan kesalahan saat dia mengambil keuntungan dari itu.

Pengadilan juga mengatakan bahwa penyelidikan atas tuduhan penipuan itu dimulai pada 2012. Tapi, anehnya, surat perintah penangkapan untuk Lee baru dikeluarkan pada 4 Maret 2016.
 

Kuat dugaan jika pihak bank baru menyadari kesalahan transfer tersebut tahun ini, dan itu kenapa surat penangkapan baru muncul ditahun ini juga. Jika benar pihak bank menyadari kesalahan tersebut dari lama, maka pihak bank biasanya akan membekukan rekening dan menarik uang kembali. 

Thursday, May 5, 2016

Gelandangan Yang Mencuri Makanan Karena Lapar Akhirnya Dibebaskan Hakim Pengadilan Italia





Roman Ostriakov, seorang gelandangan yang biasa berkeliaran di Ibu Kota Roma, Italia, akhirnya dibebaskan oleh pengadilan kasasi setempat dari tuduhan pencurian makanan.


Tahun lalu Roman kepergok mengambil beberapa keju dan sosis dari sebuah pasar swalayan senilai 4,7 Euro (setara Rp 60 ribu). Setelah aksi pencuriannya tertangkap basah, Roman akhirnya di tangkap polisi.

Pihak swalayan ternyata tidak ingin mengambil jalan damai, melainkan mengajukan tuntutan ganti rugi kepada Roman senilai 100 Euro (setara Rp 1,5 juta).

Majelis hakim di sidang pengadilan kasasi memberi keputusan yang menganggap Roman tidak pantas dihukum. Dia terbukti kelaparan dan tidak memiliki tunjangan sosial pada saat kejadian.

"Karena terdakwa tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya, lalu terpaksa mencuri. Ini bukanlah kejahatan," seperti dikutip dari pernyataan tertulis majelis hakim.

Pegiat HAM Italia ramai-ramai memuji keputusan hakim. Seiring belum pulihnya perekonomian sejak krisis global 2008, banyak tunawisma bertebaran di kota-kota besar Negeri Pizza. 

Wednesday, May 4, 2016

Video Smule, Duet Sama Mantan Pacar, Wanita Ini Menangis Sejadi-jadinya


Ada-ada saja kelakuan orang Indonesia saat menggunakan aplikasi menyanyi karaoke, Smule. Jika sebelumnya dihebohkan dengan pria yang menyanyi dengan suara gagap, kali ini nitizen disuguhi video wanita menangis saat berdua dengan mantan.

Wanita ini pantas bersedih, selain karena lagunya yang melankolis, mantan ternyata berdua dengan pacar barunya..komplit sudah.

Tangis perempuan berbaju biru itu pecah, saat lawan duetnya berciuman dengan wanita di sampingnya.

"Ya Allah malah ciuman, gak jadi nyanyi kalau gini..." kata perempuan itu sambil tersedu.

Sementara, pria lawan duetnya melanjutkan nyanyian hingga selesai, hingga kata salam terucap.
Adegan sedih inilah yang membuat banyak netizen ikut merasakannya.

Abu Sayyaf Rilis Video Pemenggalan Kepala Sandera

Potongan video detik-detik pemenggalan kepala John Ridsdel




Kelompok Abu Sayyaf telah merilis video berdurasi sekitar 52 detik yang berisi adegan pemenggalan kepala John Ridsdel, warga negara Kanada. Kelompok Abu Sayyaf memenggal kepala Ridsdel karena pemerintahan Kanada tidak memenuhi tuntutan penebusan.


Dalam video yang beredar itu tampak empat militan dan Ridsdel di sebuah hutan. Tiga militan menutup wajah mereka, sedangkan yang satu tidak menggunakan penutup.

Dua dari mereka memegang senapan mesin. Mereka berbicara dalam bahasa yang diyakini merupakan bahasa Tagalog. 

Mereka memaksa Ridsdel berlutut ke tanah. Salah satu militan kemudian memenggal kepala Ridsdel dengan parang.

Abu Sayyaf Kembali Bebaskan Satu Sandera Lagi





Kelompok Abu Sayyaf dikabarkan kembali membebaskan sandera yang mereka tahan. Sandera yang dibebaskan ini adalah seorang wanita Tiongkok yang diculik hampir dua tahun yang lalu dari Basilan.


Dikutip dari Inquirer, Rabu (4/5), direktur polisi provinsi Sulu, Inspektur Wilfredo Cayat, membenarkan bahwa Yahong Tan Lim, wanita Tiongkok itu dibebaskan sekitar pukul 13.00, Selasa (3/5), di Barangay Danag, Patikul, Sulu.

"Dia kemudian diamankan oleh tim antipenculikan," ujarnya.

Lim diculik Abu Sayyaf bersama ibunya Dina Tan Iraham, 22 Mei 2014.

Tuesday, May 3, 2016

Usai Feby Dibunuh, Eko Agus Gadaikan Barang-barang Milik Korban untuk Beli Susu Anak


Usai membunuh Feby Kurnia (19) di kamar mandi UGM, pelaku bernama R. Eko Agus Nugroho kemudian mengambil barang-barang milik korban.

Eko Agus mengaku hanya sempat menggadaikan handphone dan powerbank milik Feby.

"Barang-barangnya (milik korban) digadaikan, 2 buah handphone dan 1 powerbank seharga Rp650 ribu," jelas Kapolres Sleman, AKBP Yuliyanto, saat gelar perkara di Mapolda DIY, Jl Ringroad Utara, Yogyakarta, Rabu (4/5/2016).

Uang hasil penggadaian barang tersebut oleh pelaku kemudian dibelikan beberapa barang, seperti sepatu anak, sepatu wanita dewasa, pakaian, susu, bensin dan rokok.

Sementara itu untuk motor korban jenis Mio J, Eko Agus mengaku belum menjualnya dan saat itu masih dititip di tempat parkir Terminal Giwangan. Belum dijualnya motor tersebut karena belum ada pembeli yang tertarik.

Feby Kurnia merupakan gadis yang selalu berprestasi, bahkan dijuluki titisan Einstein

Taliban Usir Keluarga Bocah Yang Pakai Jersey Messi Dari Kantong Plastik





Murtaza Ahmadi adalah bocah 5 tahun yang pernah membuat heboh dunia internet karena memakai jersey Lionel Messi menggunakan kantong plastik. Setelah mengundang perharian dunia, Murtaza lalu menerima sebuah jersey lengkap dengan tandatangan Lionel Messi.


Kabar terbaru mengungkapkan bahwa kedua orang tua Murtaza dan keluarga telah pindah ke Pakistan akibat di usir kelompok Taliban dari Afganistan.

Berita ini juga telah dibenarkan oleh Mohammad Arif Ahmadi, ayah Murtaza, dalam sebuah wawancara.

"Kehidupan menjadi penderitaan bagi kami," ungkap Ahmadi.

Kini, Mohammad Arif Ahmadi mengaku tinggal di Pakistan dan menetap di Kota Quetta dan berharap ada perubahan nasib di kota yang begitu asing bagi mereka.

Ahmadi mengatakan, sesungguh dia dan keluarganya tak ingin meninggalkan Afganistan. Namun derasnya ancaman yang mereka terima kian hari kian terdengar serius.

Awalnya Ahmadi mengira bahwa ancaman yang ia terima merupakan berasal dari kelompok penjahat pengincar uang tebusan penculikan karena mengira mereka mempunya uang banyak setelah Murtaza terkenal.

Namun anggapan itu salah disaat suatu hari seorang pria mengantar surat berisi ancaman yang ternyata datang dari Taliban.

"Di dalam surat itu, Taliban menanyakan kenapa anak saya tidak mempelajari Al Quran di sekolah Islam? Dan, mengapa tetap mendukung minat Murtaza bermain sepakbola?" ungkap Ahmadi.

"Karena takut dengan ancaman itu, sata lalu menjual segala harta benda saya. Dan membawa keluarga ini keluar dari Afganistan, demi menyelamatkan hidup Murtaza dan anggota keluarga yang lain," sambung Ahmadi lagi.


Bagi keluarga Ahmadi, dan juga kebanyakan keluarga di Afghanistan, ancaman Taliban sangatlah berbahaya di banding para pelaku kriminal biasa.

Weleh..Gayus Tambunan Tuntut Gaji PNS-nya Dibayar


Ada-ada saja kelakuan pra terpidana kasus korupsi, mereka tidak merasa bersalah merugikan rakyat banyak namun sangat cepat menuntut ketika merasa haknya di rugikan.

Baru-baru ini, terpidana kasus korupsi pajak dan pencucian uang Gayus Halomoan P. Tambunan menuntut gajinya sebagai PNS dibayar sejak Mei 2010.

Gayus pun telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar tuntutan itu bisa dipenuhi. Direktorat Jenderal Pajak merupakan lembaga yang Gayus gugat karena tempat ia berkerja dahulunya.

Menghadapi tuntutan ini, Dirjen Pajak justru merasa heran, karena Gayus telah dipecat setelah terbukti bersalah.

"Kan sudah dipecat, masak digaji," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Mekar Satria Utama.

Dalam lampiran tuntutannya, Gayus meminta hakim menghukum tergugat (pemerintah Republik Indonesia Cq. Kementerian Keuangan. Tergugat dua Kementerian Keuangan Cq. Direktorat Jenderal Pajak) untuk membayar ganti rugi materiil sebesar Rp 200 juta dan ganti rugi imateriil Rp 7 miliar.

12 Pemerkosa Gadis 14 Tahun di Bengkulu Tak Menyesal, Malah Tertawa Saat Diperiksa


Entah apa yang ada di otak ke 12 pelaku yang memperkosa dan membunuh korbannya bernama  Yuyun (14), siswi SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, karena saat diperiksa dan ditahanan tidak menunjukan penyesalan bahkan justru tertawa.

Bahkan penyidik dan Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, Iptu Eka Chandra merasa geram dengan kelakuan para tersangka ini.

"Mulut saja mengatakan menyesal. Tapi kita lihat dari perangai mereka, sama sekali tidak menunjukkan rasa penyesalan," kata Eka Candra.

"Mereka di tahanan malah tertawa. Diperiksa juga kelihatan santai. Sama sekali sikapnya tidak menunjukkan penyesalan. Saya saja geram melihat perangai mereka,"ujarnya lebih lanjut.

Bagi 12 tersangka ini kasus yang membeli mereka bukan suatu masalah berarti sehingga tidak mengherankan setiap diperiksa selalu menjawab seenaknya saja dan justru berbelit-belit.

"Memang mereka itu sama sekali seperti menganggap tak ada masalah. Ya kalau ditanya, jawabannya katanya menyesal. Tapi perangainya selama di tahanan tidak menunjukkan penyesalan," tegas Eka kembali.

"Saat itu mereka lagi mabuk minum tuak. Korban melintas di depan mereka. Lantas digoda. Setelah itu mereka perkosa dan mereka bunuh," kata Eka. Total ada 14 pelaku pemerkosaan, dan dua pelaku masih diburu.

Para tersangka juga hadir di lokasi penemuan mayat berpura-pura mencari korban

[Foto] Pelaku Pembunuh Feby Kurnia Adalah Clearning Service UGM Bernama R. Eko Agus Nugroho


Mahasiswi bernama Feby Kurnia Nuraisyah (19) asal Batam, ditemukan tewas di toilet FMIPA UGM. Sempat jadi tanda tanya tentang siapa pembunuh mahasiswi pintar ini. Namun hanya dalam singkat polisi berhasil mengungkap dalang pembunuhan ini.

"Kasus tersebut sudah ditangkap pelakunya," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan, Selasa (3/5/2016).''

Pria yang merupakan pelaku pembunuhan Feby tersebut, ditangkap di depan sebuah rumah oleh jajaran Satuan Reskrim Polres Sleman pada Selasa (3/5/2016) sekitar pukul 16.45 WIB.

Pelaku bernama R. Eko Agus Nugroho (26), yang merupakan warga Dusun Jati, Wonokromo, Pleret Bantul, Jogjakarta.


Detik-detik Pembunuhan

Berdasarkan pesan elektornik berantai dari Satreskrim Polres Sleman diketahui, awal dari peristiwa tersebut terjadi.

"Setelah mencekik Korban (Feby Kurnia,red), pelaku bertemu dengan saksi Mirna yg merupakan petugas pembersih toilet dan berpesan bahwa toilet ujung jangan dibuka karena kerannya rusak," tulis pesan singkat tersebut.


Selanjutnya, pelaku membawa sepeda motor milik korban dan menitipkan nya di terminal Giwangan karena searah dengan jalan ke rumah dan kembali ke kampus untuk menyelesaikan pengumpulan data ke mandor.

Keesokan harinya (Jumat (29/5/2016)), pelaku tetap masuk bekerja seperti biasa pukul 04.30 WIB, dan saat bekerja kembali bertemu Mirna dan kembali berpesan utk tidak membuka pintu toilet karena keran rusak.

Dan pada pukul 10.00 WIB, pelaku kembali ke terminal giwangan untuk memindahkan sepeda motor korban ke area parkir di sebelah utara.

Pelaku pun mengakui sempat membalas sms ibu korban dan mengangkat telepon dari teman korban yg mencari.

Pelaku nekat melakukan perbuatan jahat itu karena masalah ekonomi. "Pelaku mengakui melakukan perbuatan tersebut (membunuh) karena kepepet tidak punya uang,"

Keluarga Curiga SMS Dari Feby Tidak Seperti Biasa

Keluarga sudah menaruh kecurigaan ada yang tak beres sejak Feby Kurnia Nuraisyah (19) menghilang. Terutama pesan-pesan singkat yang dikirim dari nomor ponsel Feby yang mencurigakan.

Sang ibu, Nurcahaya Ningsih (48) menunjukkan beberapa SMS dari nomor ponsel Feby kepadanya.

Salah satunya saat Nurcahaya meminta Feby untuk menelponnya, berbalas pesan, "Iya ma nanti ya. Baru banyak tugas, mama lg apa".


 Pertanyaan, "Mama lg apa" menimbulkan kecurigaan. Febi dikenal sangat singkat dalam menulis pesan.

"Biasanya hanya balas 'Oke ma' atau 'iya ma," kata Nurcahaya.

Satu lagi, saat Nurcahaya menanyakan di mana Feby berada, pesan tersebut berbalas, "D kost temen ma, namti bi tlp ya. Kalau sudah selesai".


 Setelah pesan di atas, ada pesan lagi diterima ibunya yang berbunyi, "Mama jangan lupa makan, jaga kesehatan mama, d sini fibi baik2 saja.kak Diyanti khawati bgt"

Dari dua pesan tersebut, Nurcahya menemukan banyak kejanggalan. Feby selalu membahasakan dirinya dengan namanya, Febi.

"Bukan pakai kata 'Bi'. Kalau saya panggil dia memang 'Bi'. Nggak pernak menyebut 'Fibi' juga," ujar Nurcahaya.


 Pesan-pesan agar ibunya menjaga kesehatan juga bukan gaya Feby. Dari situ, Nurcahaya semakin yakin bahwa ponsel anaknya sudah berpindah tangan.

"Kalau ditelepon tidak diangkat. Saya sudah curiga, tapi saya tidak berani bertanya macam-macam. Takut kalau Feby di apa-apain," kata Nurcahya.

Pesan-pesan itu dikirim pada Jumat (29/5) siang. Karena kecurigaannya itu, Nurcahya langsung menuju Yogyakarta pada Sabtu (30/5) keesokan harinya.


 Pesan dengan bahasa mencurigakan juga diterima kakak sepupunya, Diyanti Siregar (24).

Diyanti yang tinggal di Yogyakarta juga berusaha menghubungi Febi lewat SMS. Menurutnya, balasan-balasan SMS yang diterimanya mencurigakan.

Saat Diyanti meminta Feby meneleponnya pada Jumat (29/5) siang, berbalas, "Iya kak, ak cas dlu nanti fibi yg tlp kakak saja."


Karena curiga, Diyanti langsung menanyakan siapa sebenarnya yang memegang HP Febi. "Ini siapa? Aku yakin ini bukan Febi. Febi di mana?" tanya Diyanti. Namun pesan itu tak pernah dibalas.

Karena kecurigaannya itu, Diyanti memutuskan untuk melaporkan hilangnya Feby ke Polsek Mlati.

(Sumber: Tribunnews, deticom)

Melani Ditangkap di Jakarta Barat

Melani akan dibawa ke Polrestabes Bandung

Pelarian Melani alias Gladis (26) berakhir sudah. Melani merupakan tahanan Lapas wanita Kelas II A Bandung, yang berhasil kabur saat menjalani proses asimilasi. Melani berhasil ditangkap anggota Polsek Kiaracondong dan Polrestabes Bandung di Jakarta Barat.

"Ditangkapnya siang tadi sekitar jam 13.00 WIB," kata Kapolsek Kiaracondong, Kompol Maria Horet Hera.

Saat ini Melani masih dalam perjalanan menuju Kota Bandung. Rencananya Melani akan dibawa ke Polrestabes Bandung sebelum dikembalikan ke Lapas Kelas Wanita kelas II Bandung.

Foto Melani, Napi Wanita yang Kabur dan Mengaku Keponakan Menteri Tertangkap

Foto Melani saat berhasil ditangkap

Melani alias Gladis (26), napi wanita yang kabu dari lapas dengan mengaku sebagai keponakan Menteri berhasil di tangkap. Melani tertangkap oleh polisi dari Polda Metro Jaya yang bekerjasama dengan Lapas Sukamiskin.

Melani merupakan tahanan wanita yang sedang menjalani proses asimilasi di sekitar lapas. Namun saat menjalani asimilasi ini, Melani justru kabur.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Bandung, Surta Duma, mengaku, Melani menjalani asimilasi dirumahnya dengan membantu membersihkan rumah.

"Jadi tamping sudah dua bulan ini. Kalau dibawa ke rumah saya itu sudah dua kali. Tugasnya bersih-bersih saja," kata Surta kepada wartawan di Lapas Wanita Kelas II A Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung

Surta menceritakan, Gladis kabur ketika dalam pengawasannya. Kala itu ia sedang melakukan pekerjaan di rumahnya sekitar pukul 18.00 tak jauh darinya yang sedang mengawasi. Tiba-tiba Gladis kabur tanpa sepengetahuannya.

"Dia itu ada depan saya deket, tapi kemudian jam 18.00 lewat waktu saya lagi BBM-an, tiba-tiba tidak ada lagi. Saya sadar setelah 10 menit, saya langsung lari keluar teriak-teriak," ujar Surta.

Foto Nikita Mirzani Cium Anak Haji Lulung


Saat ini telah muncul foto ‘hot’ artis Nikita Mirzani Mawardi (30) dengan Hawali Mughni Lunggana (16) putra kelima Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung. Hingga kini belum diketahui hubungan antara Hawali dan Nikita.

Foto ini ternyata di unggah sendiri ulah Hawali dan menulis status "Aduhh dicium teteh nikita."

Hawali Lunggana menghabiskan waktunya selepas sekolah melalui main musik.
Bahkan, di lantai atas rumahnya, dia punya studio pribadi yang sering ia gunakan dan teman-temannya untuk ngeband bareng.


Misteri Babi Ngepet Yang Gegerkan Solo Akhirnya Terpecahkan


Warga Solo beberapa hari lalu di hebohkan dengan berita tertangkapnya babi ngepet oleh Hari Suling (40), warga Rinjani, Mojosongo, Jebres, saat meronda, Minggu (1/5) sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu Hari melihat seekor babi mondar-mandir dan masuk ke rumah warga, karena curiga, dia segera memanggil warga lainnya untuk menangkap. Para warga sangat yakin bahwa babi yang ditemukan tersebut adalah babi jadi-jadian atau babi ngepet. Pasalnya sejumlah warga sering melaporkan kehilangan uang kepada ketua RT setempat.

"Ini babi keluar masuk rumah warga. Kami yakin ini babi ngepet dan sekarang masih kita kurung di kandang di rumah saya. Lehernya sudah saya ikat. Warga terus berdatangan untuk menonton," ujar Hari kepada wartawan.

Berbagai hal mistis kemudian diungkap para warga saat babi ini berhasil ditangkap, mulai dari cara berjalan babi kayak orang mabuk, bentuk badan seperti anjing, bahkan banyak warga yang menyatakan bahwa bau babi ini sangatlah busuk.

Semua pengakuan warga ini seolah-olah mebenarkan bahwa babi ini benar-benar babi ngepet.

Namun benarkah babi ini babi ngepet?

Usut punya usut, diketahui bahwa babi yang ditangkap Hari adalah babi sungguhan bukan jadi-jadian apa lagi ngepet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, babi kecil itu diduga kabur saat dalam pengiriman ke Karanganyar. Nah, lokasi kaburnya babi ini berada di tempat dia ditangkap.

Dalam pengiriman tersebut, seharusnya ada 60 babi, namun saat tiba di lokasi dan dihitung, jumlahnya berkurang satu menjadi 59.

Sebagai bukti bahwa babi sungguhan, terdapat tanda di kuping dari peternakan tempat babi ini berasal.

Pembunuh Sisca Yofie Harap Hukumannya Diringankan





Pelaku pembunuhan, Wawan alias Awing, terpidana yang telah membunuh Branch Manager PT Venera Multi Finance, Fransisca Yofie alias Sisca Yofie, berharap hukumannya diringankan saat akan mengikuti sidang peninjauan kembali (PK) atas vonis mati di tingkat kasasi.


"Saya siap. Karena agar harapannya di PK ini hukuman turun," kata Wawan yang terlihat berpeci sebelum sidang dimulai, Selasa (3/5).

Wawan beralasan bahwa dirinya tidak berniat melakukan pembunuhan terhadap sisca, saat itu ia hanya berniat melakukan pencurian dan penjambretan.

"Saya ingin sesuai dengan apa yang saya lakukan (jambret). Harapan terakhir, saya minta turun. Saya minta keringanan hukuman," harap Wawan.

Pada tahun 2014, Wawan sebenarnya hanya dihukum penjara seumur hidup, namun persidangan di tingkat kasasi justru memperberat hukumannya jadi hukuman mati.

Sedangkan pelaku lain, Ade, yang juga merupakan keponakan Wawan ditingkat kasasi justru mendapat keringanan hukuman, dari penjara seumur hidup menjadi 20 tahun penjara.

Sekilas mengingatkan, bahwa Wawan dan Ade merupakan pelaku kejahatan yang pernah membuat heboh di Indonesia karena kasus penjambretanya di nilai sangat sadis. Kedua pelaku ini menyeret korbanya, Sisca Yofie  dengan motor pada Agustus 2013 lalu.

Monday, May 2, 2016

Lucu.. Pria Makan Jagung Pakai Mesin Bor


Seorang pria yang diduga dari China, memakan jagung dengan cara lucu namun ekstrim. Pria ini memakan jagung sangat cepat, dalam hitungan detik, 1 jagung rebus habis copot secara bersih dari bonggolnya.

Cara pria ini memakan jagung sangatlah unik, yaitu jagung itu ditancapkan ke ujung bor mesin yang memiliki kecepatan tinggi saat dihidupkan.

Saat bor berputar, jagung pun ikut berputar kencang dan saat itulah jagung diletakkan di gigi. Tentu saja, banyak biji jagung yang kemudian terpental dan tak masuk ke dalam mulut karena putarannya yang sangat cepat.

Jika anda ingin meniru silahkan saja, namun berhati-hatilah, karena jika salah mulut anda akan robek atau salah satu gigi ikut tercopot seperti jagung.

Feby Kurnia Telah 4 Hari Tewas Ditoilet, Pihak Kampus UGM Dipertanyakan



Jenazah Feby Kurnia (19) ditemukan di dalam toilet wanita lantai 5 Gedung Fakultas MIPA. Dari hasil penyelidikan sementara, korban telah tewas selama empat hari lamanya.

Feby Kurnia ditemukan setelah mengeluarkan bau busuk yang berasal dari toilet wanita. Ada bekas jeratan di lehernya. Feby diduga tewas karena dibunuh.

"Ada jeratan di leher. Kita akan telusuri lebih detailnya. Untuk jelasnya kita tunggu penyelidikan," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan di lokasi, Sekip Utara, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/6/2016).

Jenazah saat ini telah dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk diautopsi. Hudit menjelaskan kondisi jenazah Feby telah rusak dan sulit dikenali.

Toilet tempat terjadinya pembunuhan

Pihak UGM dipertanyakan

Banyak pihak yang mempertanyakan apakah petugas kebersihan UGM selama 4 hari tersebut tidak pernah melakukan pembersihan rutin?

Selain itu kamera CCTV yang berada diluar toilet wanita tersebut diketahui ternyata tidak berfungsi.

"Gedung ini sepi dan sayang sekali CCTV-nya mati. Ada (CCTV), tapi mati," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan di lokasi, Gedung Fakultas MIPA UGM, Sekip Utara, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/6/2016) malam.

Hudit menyayangkan hal tersebut. Padahal jika CCTV berfungsi, pasti akan sangat membantu pengungkapan kasus ini.

[Foto] Pelaku Pembunuh Feby Kurnia Adalah Clearning Service UGM Bernama R. Eko Agus Nugroho

Pembunuh Dosen, Roymardo Sah Siregar Belum Bisa Diinterogasi Karena Masih Babak Belur


Hingga kini pelaku pembunuhan dosen, Roymardo Sah Siregar, belum bisa diinterogasi pihak kepolisian karena masih dalam kondisi babak belur di hajar para mahasiswa. Saat ini Roymardo masih menjalani perawatan.

"Belum bisa diinterogasi, pelaku masih babak belur" jelas Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz.

Usai membunuh, polisi mengamankan Roymardo dari kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan pengawalan ketat. Saat itu mahasiswa melakukan penyanderaan pada pelaku dikamar mandi Fakultas Ekonomi.


Motif karena sakit hati nilai jelek

Seorang mahasiswa bernama Doni mengungkapkan bahwa Roymardo membunuh karena dendam lantaran mendapat nilai jelek.

"Dulu, Roymardo pernah ketahuan pacaran di kamar mandi. Jadi, Bunda kasih nilai buruk. Sehingga, IP-nya rendah," ujarnya.

Menurut dia, pembunuhan itu merupakan akumulasi rasa kecewa pelaku, sehingga nekat melukai korban pakai senjata tajam.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Imelda, Nur masih bernapas. Namun, ia sudah tidak sadarkan diri.

"Waktu di sini belum meninggal. Setiba di rumah sakit baru meninggal dunia. Saya dapat telepon dari kawan yang mengikuti bahwa Bunda sudah meninggal dunia," katanya.

Menurutnya, selama ini Nur dikenal sebagai dosen yang baik kepada mahasiswa. Dan, ia juga jarang memarahi mahasiswa.

Doni pun mengaku terkejut dengan pembunuhan tersebut walaupun menurut dia, pelaku memang dikenal sok jagoan di kampus.

"Sangat terkejut kami. Bunda ini mantan dekan. Makanya dikenal mahasiswa," ujarnya.

Pria berkaca mata ini berujar, Nur meninggal dunia lantaran mengalami luka tusuk di leher, tepat di tenggorokan serta luka sayat di bagian leher sebelah kanan. Dia menduga, pelaku sudah merencanakan aksinya karena sudah membawa pisau.

Jokowi Jadi Presiden RI Paling Sering ke Papua


Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan presiden Indonesia yang paling sering ke Papua. Hal ini di ungkap oleh Tokoh muda Papua yang juga Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bahlil Lahadalia.

Jokowi dinilai punya perhatian sangat besar untuk Papua, bahkan beberapa program pembangunan andalan dilakukan di Papua.

"Sudah terdapat empat kali kunjungan Presiden. Presiden menghadiri perayaan hari besar agama, kunjungan rutin, kemudian melakukan tur ke pulau-pulau yang ada di Papua," kata Bahlil.

Papua memang selama ini menjadi daerah Indonesia yang pembangunannya jauh sangat tertinggal di banding daerah lainnya. Sehingga Bahlil menilai pembangunan Papua di "kebut" sudah tepat.

”Misalnya pembangunan Trans Papua, rencana pembagunan jalur kereta api, pelabuhan, bandara, dan sebagainya,” kata Bahlil.

Terakhir Jokowi diketahui baru saja meresmikan Pembangunan Pasar Mama-Mama di Distrik Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, Papua, Sabtu (30/4).

Hakim di Brasil Perintah Blokir WhatsApp


Karena Facebook, WhatsApp diblokir. Mungkin terdengar cukup aneh, namun hal ini memang terjadi pada aplikasi sangat populer tersebut.

Hakim Marcel Montalvao mengeluarkan perintah tersebut karena pemilik WhatsApp, Facebook tidak bisa menyerahkan informasi yang diminta terkait  investigasi kriminal. Pemblokiran akses ke layanan pesan WhatsApp berlaku selama 72 jam.

Tentunya hal ini merupakan kerugian sangat besar bagi WhatsApp, karena layanan ini banyak digunakan di Brasil.

Menangapi keputusan ini, pihak WhatsApp mengaku telah melakukan kerja sama.

"Keputusan ini menghukum lebih dari 100 juta warga Brasil yang mengandalkan layanan kami, untuk memaksa kami menyerahkan informasi yang berulang kali kami katakan tidak miliki," kata sebuah pernyataan dilansir dari BBC News, Seni (2/5).

Hakim sendiri sangat yakin jika Facebook memiliki semua informasi, data dan history chat di setiap akun WhatsApp.

Keluarga Dosen Nur Ain Lubis Yakin Pelaku Telah Merencanakan Pembunuhan


Nur Ain, dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara tewas usai dibunuh Roymardo Sah Siregar di dalam toilet kampus, Senin (2/5/2016).

Pihak keluarga korban sangat yakin jika Roymardo telah merencanakan pembunuhan ini.

Zainal Aziz, adik ipar korban yang juga Dosen Statistik Fakultas Ekonomi UMSUmengatakan bahwa perencanaan pembunuhan dilakukan pelaku di toilet FKIP karena memang sepi dan jarang ada aktivitas.

"Sudah dia rencanakan pembunuhan ini. Soalnya dia bunuh kakak saya di kamar mandi FKIP yang terkenal sepi. Di kamar mandi itu jarang ada orang," beber Zainal.

Anak perempuan Nur Ain

Peristiwa Pembunuhan Membawa Kesedihan Mendalam Bagi Anak Korban

Anak perempuan Nur Ain menjerit histeris saat mengetahui ibunya tewas dengan cara di bunuh.

Anak Nur Ain Lubis mendatangi RS Bhayangkara Polda Sumut untuk melihat jenazah ibunya yang tewas digorok mahasiswanya sendiri,




Bahkan saat dilarang melihat ibunya yang sudah tak bernyawa lagi di ruang kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut di Jalan Wahid Hasyim, anak korban menggedor pintu ruang kamar jenazah.

Anak korban sempat beberapa kali pingsan dan langsung dibopong ke Masjid Nurul Huda yang masih berada di kompleks Brimbob Polda Sumut, tak jauh dari rumah sakit tempat ibunya sementara disemayamkan.

Blokir Game Berbahaya, Pemerintah Bentuk Tim Khusus


Menkominfo Rudiantara menyatakan pemerintah akan memblokir semua game online yang berbahaya. Namun untuk memetakan mana game online yang berbahaya dan tidak maka Kemenkominfo dan Kemendikbud akan membentuk "Tim Khusus" untuk menyeleksi.

"Game online itu bukan judi, porno, atau konten yang sudah jelas berbahaya itu, karena itu kami sepakat dengan Kemendikbud untuk membentuk tim yang menentukan rating game berbahaya atau tidak," katanya Rudiantara di Surabaya, baru-baru ini.

Besar kemungkinan jika kategori game berbahaya adalah game yang mengandung adegan pembunuhan, mutilasi, dan kekerasan secara berlebihan.

Walaupun pemerintah akan memblokir game berbahaya, akan tetapi peran orang tua untuk mengontrol game apa yang diperbolehkan dimainkan oleh anak sangatlah diperlukan.

"Tapi kami juga berharap kepada keluarga untuk menyaring konten baik dan positif, atau konten berbahaya dan negatif karena teknologi digital juga bermanfaat, karena ada konten pendidikan juga ada, bahkan kami bersama Kemendikbud sudah merancang ujian sekolah pakai iPad," kata Rudiantara.

Foto Dosen UMSU Nurain Lubis Tewas Dengan Luka Sayatan Dileher


Di Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada hari ini 2 Mei, ternyata di coreng oleh ulah Roymardo Sah Siregar (sebelumnya disebut Roy Mandosah Siregar) yang tega membunuh dosen Dra Hj Nurain Lubis (63) dengan cara di gorok.

Korban dibunuh di kamar mandi gedung FKIP saat sedang wudhu hendak sholat Ashar. Dari hasil pemeriksaan diketahui korban mengalami 3 luka sayatan di tenggorokan dan 1 luka lebar di pinggir leher. Selain itu korban juga mengalami luka tusuk dibagian dada dan tangan.

Usai membunuh, pelaku (Roy) melarikan diri ke kamar mandi Fakultas Ekonomi karena terdesak oleh kepungan mahasiswa yang marah. Di kamar mandi ini pelaku cukup lama berada didalam dan tidak berani keluar.

Mahasiswa yang marah berhasil merangsek masuk dan menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung polisi berhasil datang dan mengamankan pelaku dari amukan mahasiswa.

pelaku saat dikamar mandi Fakultas Ekonomi

Saat ingin di bawa kekantor polisi, seluruh mahasiswa saat itu melarang dan ingin tetap menghajar pelaku di kamar mandi. Sempat terjadi keributan antara mahasiswa dan polisi, dan seorang mahasiswa akhirnya ditahan karena dinilai menghambat polisi membawa pelaku.

Polisi akhirnya memaksa membawa pelaku dan tidak ingin mahasiswa melakukan kekerasan dengan cara main hakim sendiri.


Popular Posts

Categories