Blog Berita, Lifestyle, Selebritis, Makanan, Fotografi dan Binatang

Monday, May 2, 2016

Lucu.. Pria Makan Jagung Pakai Mesin Bor


Seorang pria yang diduga dari China, memakan jagung dengan cara lucu namun ekstrim. Pria ini memakan jagung sangat cepat, dalam hitungan detik, 1 jagung rebus habis copot secara bersih dari bonggolnya.

Cara pria ini memakan jagung sangatlah unik, yaitu jagung itu ditancapkan ke ujung bor mesin yang memiliki kecepatan tinggi saat dihidupkan.

Saat bor berputar, jagung pun ikut berputar kencang dan saat itulah jagung diletakkan di gigi. Tentu saja, banyak biji jagung yang kemudian terpental dan tak masuk ke dalam mulut karena putarannya yang sangat cepat.

Jika anda ingin meniru silahkan saja, namun berhati-hatilah, karena jika salah mulut anda akan robek atau salah satu gigi ikut tercopot seperti jagung.

Feby Kurnia Telah 4 Hari Tewas Ditoilet, Pihak Kampus UGM Dipertanyakan





Jenazah Feby Kurnia (19) ditemukan di dalam toilet wanita lantai 5 Gedung Fakultas MIPA. Dari hasil penyelidikan sementara, korban telah tewas selama empat hari lamanya.


 Feby Kurnia ditemukan setelah mengeluarkan bau busuk yang berasal dari toilet wanita. Ada bekas jeratan di lehernya. Feby diduga tewas karena dibunuh.

"Ada jeratan di leher. Kita akan telusuri lebih detailnya. Untuk jelasnya kita tunggu penyelidikan," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan di lokasi, Sekip Utara, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/6/2016).

Jenazah saat ini telah dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk diautopsi. Hudit menjelaskan kondisi jenazah Feby telah rusak dan sulit dikenali.

Toilet tempat terjadinya pembunuhan

Pihak UGM dipertanyakan

Banyak pihak yang mempertanyakan apakah petugas kebersihan UGM selama 4 hari tersebut tidak pernah melakukan pembersihan rutin?

Selain itu kamera CCTV yang berada diluar toilet wanita tersebut diketahui ternyata tidak berfungsi.

"Gedung ini sepi dan sayang sekali CCTV-nya mati. Ada (CCTV), tapi mati," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan di lokasi, Gedung Fakultas MIPA UGM, Sekip Utara, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/6/2016) malam.

Hudit menyayangkan hal tersebut. Padahal jika CCTV berfungsi, pasti akan sangat membantu pengungkapan kasus ini.

Pasca Pembunuhan Dosen, Kampus UMSU Diliburkan 2 Hari


Pasca pembunuhan terhadap dosen Dra Hj Nurain Lubis (63) oleh mahasiswa Roymardo Sah Siregar, Kampus UMSU diliburkan selama 2 hari. Rencananya hari ini korban Nurain akan dikebumikan.

"Dikebumikan jam 11 di Jl Desa Lama. Seluruh civitas akademika melayat ke rumah duka," jelas Juru Bicara UMSU, Ribut Priadi, Selasa (3/5/2016).

Ribut juga menjelaskan, liburnya kampus UMSU berlaku untuk seluruh perkuliahan ditiadakan selama dua hari. UMSU berduka atas tewasnya Nurain.

"Selama dua hari aktivitas kampus diliburkan, sekarang kita konsentrasi ke rumah duka. Hari ini dan besok mahasiswa libur," tegas Ribut.

Pembunuh Dosen, Roymardo Sah Siregar Belum Bisa Diinterogasi Karena Masih Babak Belur


Hingga kini pelaku pembunuhan dosen, Roymardo Sah Siregar, belum bisa diinterogasi pihak kepolisian karena masih dalam kondisi babak belur di hajar para mahasiswa. Saat ini Roymardo masih menjalani perawatan.

"Belum bisa diinterogasi, pelaku masih babak belur" jelas Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz.

Usai membunuh, polisi mengamankan Roymardo dari kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan pengawalan ketat. Saat itu mahasiswa melakukan penyanderaan pada pelaku dikamar mandi Fakultas Ekonomi.


Motif karena sakit hati nilai jelek

Seorang mahasiswa bernama Doni mengungkapkan bahwa Roymardo membunuh karena dendam lantaran mendapat nilai jelek.

"Dulu, Roymardo pernah ketahuan pacaran di kamar mandi. Jadi, Bunda kasih nilai buruk. Sehingga, IP-nya rendah," ujarnya.

Menurut dia, pembunuhan itu merupakan akumulasi rasa kecewa pelaku, sehingga nekat melukai korban pakai senjata tajam.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Imelda, Nur masih bernapas. Namun, ia sudah tidak sadarkan diri.

"Waktu di sini belum meninggal. Setiba di rumah sakit baru meninggal dunia. Saya dapat telepon dari kawan yang mengikuti bahwa Bunda sudah meninggal dunia," katanya.

Menurutnya, selama ini Nur dikenal sebagai dosen yang baik kepada mahasiswa. Dan, ia juga jarang memarahi mahasiswa.

Doni pun mengaku terkejut dengan pembunuhan tersebut walaupun menurut dia, pelaku memang dikenal sok jagoan di kampus.

"Sangat terkejut kami. Bunda ini mantan dekan. Makanya dikenal mahasiswa," ujarnya.

Pria berkaca mata ini berujar, Nur meninggal dunia lantaran mengalami luka tusuk di leher, tepat di tenggorokan serta luka sayat di bagian leher sebelah kanan. Dia menduga, pelaku sudah merencanakan aksinya karena sudah membawa pisau.

Jokowi Jadi Presiden RI Paling Sering ke Papua


Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan presiden Indonesia yang paling sering ke Papua. Hal ini di ungkap oleh Tokoh muda Papua yang juga Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bahlil Lahadalia.

Jokowi dinilai punya perhatian sangat besar untuk Papua, bahkan beberapa program pembangunan andalan dilakukan di Papua.

"Sudah terdapat empat kali kunjungan Presiden. Presiden menghadiri perayaan hari besar agama, kunjungan rutin, kemudian melakukan tur ke pulau-pulau yang ada di Papua," kata Bahlil.

Papua memang selama ini menjadi daerah Indonesia yang pembangunannya jauh sangat tertinggal di banding daerah lainnya. Sehingga Bahlil menilai pembangunan Papua di "kebut" sudah tepat.

”Misalnya pembangunan Trans Papua, rencana pembagunan jalur kereta api, pelabuhan, bandara, dan sebagainya,” kata Bahlil.

Terakhir Jokowi diketahui baru saja meresmikan Pembangunan Pasar Mama-Mama di Distrik Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, Papua, Sabtu (30/4).

Hakim di Brasil Perintah Blokir WhatsApp


Karena Facebook, WhatsApp diblokir. Mungkin terdengar cukup aneh, namun hal ini memang terjadi pada aplikasi sangat populer tersebut.

Hakim Marcel Montalvao mengeluarkan perintah tersebut karena pemilik WhatsApp, Facebook tidak bisa menyerahkan informasi yang diminta terkait  investigasi kriminal. Pemblokiran akses ke layanan pesan WhatsApp berlaku selama 72 jam.

Tentunya hal ini merupakan kerugian sangat besar bagi WhatsApp, karena layanan ini banyak digunakan di Brasil.

Menangapi keputusan ini, pihak WhatsApp mengaku telah melakukan kerja sama.

"Keputusan ini menghukum lebih dari 100 juta warga Brasil yang mengandalkan layanan kami, untuk memaksa kami menyerahkan informasi yang berulang kali kami katakan tidak miliki," kata sebuah pernyataan dilansir dari BBC News, Seni (2/5).

Hakim sendiri sangat yakin jika Facebook memiliki semua informasi, data dan history chat di setiap akun WhatsApp.

Keluarga Dosen Nur Ain Lubis Yakin Pelaku Telah Merencanakan Pembunuhan


Nur Ain, dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara tewas usai dibunuh Roymardo Sah Siregar di dalam toilet kampus, Senin (2/5/2016).

Pihak keluarga korban sangat yakin jika Roymardo telah merencanakan pembunuhan ini.

Zainal Aziz, adik ipar korban yang juga Dosen Statistik Fakultas Ekonomi UMSUmengatakan bahwa perencanaan pembunuhan dilakukan pelaku di toilet FKIP karena memang sepi dan jarang ada aktivitas.

"Sudah dia rencanakan pembunuhan ini. Soalnya dia bunuh kakak saya di kamar mandi FKIP yang terkenal sepi. Di kamar mandi itu jarang ada orang," beber Zainal.

Anak perempuan Nur Ain

Peristiwa Pembunuhan Membawa Kesedihan Mendalam Bagi Anak Korban

Anak perempuan Nur Ain menjerit histeris saat mengetahui ibunya tewas dengan cara di bunuh.

Anak Nur Ain Lubis mendatangi RS Bhayangkara Polda Sumut untuk melihat jenazah ibunya yang tewas digorok mahasiswanya sendiri,




Bahkan saat dilarang melihat ibunya yang sudah tak bernyawa lagi di ruang kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut di Jalan Wahid Hasyim, anak korban menggedor pintu ruang kamar jenazah.

Anak korban sempat beberapa kali pingsan dan langsung dibopong ke Masjid Nurul Huda yang masih berada di kompleks Brimbob Polda Sumut, tak jauh dari rumah sakit tempat ibunya sementara disemayamkan.

Blokir Game Berbahaya, Pemerintah Bentuk Tim Khusus


Menkominfo Rudiantara menyatakan pemerintah akan memblokir semua game online yang berbahaya. Namun untuk memetakan mana game online yang berbahaya dan tidak maka Kemenkominfo dan Kemendikbud akan membentuk "Tim Khusus" untuk menyeleksi.

"Game online itu bukan judi, porno, atau konten yang sudah jelas berbahaya itu, karena itu kami sepakat dengan Kemendikbud untuk membentuk tim yang menentukan rating game berbahaya atau tidak," katanya Rudiantara di Surabaya, baru-baru ini.

Besar kemungkinan jika kategori game berbahaya adalah game yang mengandung adegan pembunuhan, mutilasi, dan kekerasan secara berlebihan.

Walaupun pemerintah akan memblokir game berbahaya, akan tetapi peran orang tua untuk mengontrol game apa yang diperbolehkan dimainkan oleh anak sangatlah diperlukan.

"Tapi kami juga berharap kepada keluarga untuk menyaring konten baik dan positif, atau konten berbahaya dan negatif karena teknologi digital juga bermanfaat, karena ada konten pendidikan juga ada, bahkan kami bersama Kemendikbud sudah merancang ujian sekolah pakai iPad," kata Rudiantara.

Foto Dosen UMSU Nurain Lubis Tewas Dengan Luka Sayatan Dileher


Di Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada hari ini 2 Mei, ternyata di coreng oleh ulah Roymardo Sah Siregar (sebelumnya disebut Roy Mandosah Siregar) yang tega membunuh dosen Dra Hj Nurain Lubis (63) dengan cara di gorok.

Korban dibunuh di kamar mandi gedung FKIP saat sedang wudhu hendak sholat Ashar. Dari hasil pemeriksaan diketahui korban mengalami 3 luka sayatan di tenggorokan dan 1 luka lebar di pinggir leher. Selain itu korban juga mengalami luka tusuk dibagian dada dan tangan.

Usai membunuh, pelaku (Roy) melarikan diri ke kamar mandi Fakultas Ekonomi karena terdesak oleh kepungan mahasiswa yang marah. Di kamar mandi ini pelaku cukup lama berada didalam dan tidak berani keluar.

Mahasiswa yang marah berhasil merangsek masuk dan menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung polisi berhasil datang dan mengamankan pelaku dari amukan mahasiswa.

pelaku saat dikamar mandi Fakultas Ekonomi

Saat ingin di bawa kekantor polisi, seluruh mahasiswa saat itu melarang dan ingin tetap menghajar pelaku di kamar mandi. Sempat terjadi keributan antara mahasiswa dan polisi, dan seorang mahasiswa akhirnya ditahan karena dinilai menghambat polisi membawa pelaku.

Polisi akhirnya memaksa membawa pelaku dan tidak ingin mahasiswa melakukan kekerasan dengan cara main hakim sendiri.


Tikam Polisi Pakai Belati, Petarung MMA, Amokrane Sabet Tewas Ditembak


Bule Perancis Amokrane "Kiane" Sabet (49) yang diketahui merupakan Mantan petarung Mixed Martial Art (MMA) tewas ditembak petugas kepolisian karena melawan dan membunuh polisi saat hendak ditangkap.

Amokrane biasanya mengikuti pertarungan di Ultimate Challenge Mixed Martial Art (UC MMA). Beberapa musuh yang pernah ia lawan diantaranya, Ben Smith.


Amokrane "Kiane" Sabet Senang Laut dan Wanita

Amokrane selain senang bertarung ternyata merupakan jenis pria yang suka dengan laut, bahkan sering kali terlihat bersantai di kapal pribadi bersama teman wanita. Pemilihan Bali jadi tempat tujuan wisatanya tidak terlepas dari keindahan pantai dan lautnya.



Akhir Hidup Amokrane "Kiane" Sabet

Awal mula kejadian tidak lepas dari ulah Amokrane yang meresahkan setiap orang yang berada di Berawa, baik warga, pekerja pariwisata, pemilik akomodasi pariwisat. Amokrane sering kali membuat onar dan bertindak semena-mena.

Bahkan saking meresahkan, beberapa pemilik akomodasi pariwisata di Berawa dan Seminyak-Kuta telah memasukan Amokrane dalam catatan "blacklist" sebagai wisatawan pembuat masalah.

Adapun beberapa kelakukan buruk Amokrane diataranya:

1. Memakai fasilitas pariwisata tanpa pernah mau membayar.
2. Ugal-ugalan saat mengendarai mobilnya sambil menyalakan music dengan kencang.
3. Makan di restoran tanpa membayar.
4. Mengancam.
5. Berkata yang menyakitkan hati bahkan mau pinjam istri orang.
6. Terakhir kali yang dilakukan hari ini, Senin (2/5/2016) melakukan penusukan pada seorang petugas kepolisian.

Para warga dan pemilik pariwisata kemudian melaporkan ulah warga Prancis itu, yang kerap mengancam mereka.

Menindaklanjuti pengaduan masyarakat itu, polisi kemudian melayangkan surat panggilan sebanyak tiga kali namun Amokrane tidak mengindahkan surat panggilan dari institusi resmi negara itu.

Puluhan aparat dari polsek setempat dibantu Polda Bali dan Imigrasi kemudian dikerahkan menangkap Amokrane. Rencananya kepolisian dan pihak imigrasi akan menahan dan kemudian mendeportasi Amokrane kembali ke Perancis.

Namun saat hendak di tangkap, Amokrane ternyata melakukan perlawanan dengan membawa sebilah pisau. Tidak ingin gegabah, polisi kemudian mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan ke udara.


Bukannya takut,  Amokrane ternyata justru menyerang salah satu petugas yang diketahui bernama Brigadir Anak Agung Putu Sugiarta, hingga tewas karena kucuran darah dari leher.

Sugiarta kemudian dilarikan ke RS Bali Med, namun sayang nyawa anggota Tim Buru Sergap Polsek Kuta Utara tersebut sudah tidak terselamatkan.

Karena telah mengancam keselamatan, Amokrane kemudian ditembak aparat hingga akhirnya dia tewas.



Polisi AA Putu Sudi Tewas Dibunuh Amokrane "Kiane" Sabet dengan 8 Tusukan

Anggota polisi bernama Anak Agung Putu Sugiarta tewas dibunuh oleh Amokrane dengan 8 tusukan. Saat itu Sugiarta sedang berusaha menangkap Amokrane namun justru menjadi korban pembunuhan.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustyadi mengatakan ditemukan beberapa luka dari senjata tajam di beberapa tubuh Putu Sudi.

 "Dalam hasil pemeriksaan luar terdapat luka tusuk di bagian pipi kanan, di dada juga ditemukan dua luka tusuk," kata dr Dudut Rustyadi.

Luka tusuk juga ditemukan di paha kiri jenazah Sugiarta. Selain itu pula, terdapat luka tangkis dari senjata tajam di tangan dan siku bagian kiri dan kanan.

Inilah Wajah Roy Mandosah Siregar Yang Babak Belur Dihajar Mahasiswa Usai Membunuh Dosen


Roy Mandosah Siregar merupakan mahasiswa tahap akhir FKIP UMSU, yang diketahui membunuh dosen Dra Hj Nurain Lubis (63) saat sedang berwudhu. Dari beberapa informasi beredar, kuat dugaan pembunuhan ini di latar belakangi soal skripsi, karena Roy terlihat cekcok dengan Nuraini sebelum pembunuhan terjadi.

Menurut seorang mahasiswa mengaku bernama Andi, sebelum dibunuh korban diikuti oleh pelaku usai keluar dari salah satu ruangan dan menuju kamar mandi.

“Waktu itu, ibu itu hendak mengambil wudhu dan akan melaksanakan Sholat ashar. Terus, pas di kamar mandi pelaku masuk mengunci pintunya,” sebut Andi.

Setelah mengunci pintu, pelaku menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau. Pelaku terlebih dahulu menikam dada dan kemudian menggorok lehernya. Selanjutnya, pelaku langsung melarikan diri ke Fakultas Ekonomi dan bersembunyi di kamar mandi.

Pelaku cukup lama berada di kamar mandi Fakultas Ekonomi karena takut dikeroyok mahasiswa yang sudah mengepung di luar kamar mandi.

Namun mahasiswa yang marah berhasil mendobrak kamar mandi dan menghajar pelaku hingga babak belur.

Foto Dosen UMSU Nurain Lubis Tewas Dengan Luka Sayatan Dileher




Sungguh Biadab, Hj Nuraini Lubis Dibunuh Roy Saat Sedang Wudhu Mau Sholat Ashar


Sungguh biadab kelakukan mahasiswa bernama Roy Mandosah Siregar, yang dengan tega membunuh dosennya sendiri Hj Nuraini Lubis saat sedang wudhu mau sholat Ashar.

Korban tewas dengan luka parah di bagian leher, kuat dugaan korban digorok oleh pelaku. Bahkan di dada korban juga terdapat luka tusukan yang sangat dalam.

Menurut seorang mahasiswa mengaku bernama Andi, sebelum dibunuh korban diikuti oleh pelaku usai keluar dari salah satu ruangan dan menuju kamar mandi.

“Waktu itu, ibu itu hendak mengambil wudhu dan akan melaksanakan Sholat ashar. Terus, pas di kamar mandi pelaku masuk mengunci pintunya,” sebut Andi.

Mahasiswa Tikam Dosen Umsu Hingga Tewas


Nuraini, dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (Umsu) tewas ditikam mahasiswanya berinisial RSS. Korban tewas dengan luka tusuk di bagian leher. Pembunuhan sendiri terjadi di kamar mandi kampus.

Sebelum kejadian, pelaku mendatangi korban untuk membicarakan perkuliahannya di Gedung FKIP. Namun tiba-tiba keduanya terlibat cekcok mulut.

Setelah itu pelaku terlihat membawa senjata tajam sambil berlari dari Gedung FKIP menuju Gedung Fakultas Ekonomi usai membunuh. Sedangkan korban, Nuraini terlihat tergeletak dengan luka parah bagian leher dan tangan.

Kuat dugaan, pelaku telah merencanakan pembunuhan karena telah membawa senjata untuk melakukan pembunuhan.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap motif pembunuhan.

Foto Dosen UMSU Nurain Lubis Tewas Dengan Luka Sayatan Dileher

Fadli Zon Sebut Ucapan Ruhut Soal 'Hak Asasi Monyet' Sudah Keterlaluan


Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon mengatakan bahwa ucapan anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul yang mengartikan HAM sebagai  'Hak Asasi Monyet' sudah keterlaluan.

"Perkataaan Pak Ruhut soal HAM itu keterlaluan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/5/2016).

Sehingga Fadli tidak heran jika kemudian Ruhut dilaporkan oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

"Artinya ini menyangkut manusia tapi diplesetkan seperti itu. Saya kira harus diproses oleh MKD," kata Politisi Partai Gerindra ini.

Sejauh ini Ruhut terlihat santai dengan pelaporan dirinya ke MKD, dan justru mengatakan bahwa pelapor dirinya hanya ingin menumpang populer. Selain itu, dia juga menganggap pihak pelapor tak mengerti maksud ucapannya.

“Mereka mau numpang beken sama gua. Dia laporkan artinya enggak dengar ceritanya, tak mengerti duduk masalahnya,” kata Ruhut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Gempa 6,1 SR Guncang Lampung


Gempa berkekuatan 6,1 skala Richter mengguncang Barat Daya Kabupaten Tanggamus, Lampung, sekitar pukul 11.21 WIB. Lokasi gempa berada di 5,39 lintang selatan dan 104,37 bujur timur dengan kedalaman 115 Kilometer.

"Pada 32 kilometer barat daya Barat Daya Tanggamus, Lampung," tulis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam cuitannya di Twitter, @infoBMKG, Senin (2/5/2016).

Belum diketahui adanya kerusakan dan korban akibat gempa ini.

Sunday, May 1, 2016

Cristian Gonzales Masuk Rumah Sakit Akibat Cidera Saat Menghadapi Persiba


Pertandingan antara Persiba vs Arema pada Minggu (1/5/2016) malam di Stadion Kanjuruhan benar-benar pertandingan yang tergolong keras. Bagaimana tidak, tiga pemain Arema harus keluar lapangan, salah satu pemain yang mendapat cedera, Cristian Gonzales, menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Gonzale mengalami cidera setelah berbenturan dengan pemain nomor punggung 5 Persiba, Antonio Teles di menit 40. Akibatnya Gonzales harus keluar dari pertandinga akibat cidera yang di deritanya.

Melihat kerasnya benturan, diduga Gonzales mendapat cedera di bagian tulang rusuk atau lengannya. Saat ini Gonzales masih berada di RS Panti Nirmala kota Malang.

"Ini lagi dibawa ambulans ke RS Panti Nirmala. Mohon doanya ya," kata Eva, istri Gonzales.

Anggota Polda Riau Ditangkap Polisi Maritim Malaysia


Kabar tak sedap datang dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau, dimana salah satu anggotanya, Bripka RK ditangkap aparat keamanan laut Malaysia, yaitu Agensi Penguatkuasaan Maritim (APMM) karena diduga melakukan pemerasan terhadap nelayan Malaysia.

Dari hasil penangkapan, APMM berhasil mengamankan uang sejumlah 10.000 ringgit dari tangan Bripka RK.

Uang ini diduga merupakan hasil pemerasan terhadap nelayan Malaysia yang tertangkap melakukan pencurian ikan atau illegal fishing di perbatasan Malaysia-Indonesia.

RK diduga memanfaatkan ketakutan nelayan Malaysia terhadap hukuman pembakaran kapal yang berlaku di Indonesia.

Kapolda Riau Brigadir Jenderal Polisi Supriyanto mengatakan belum dapat memastikan karena belum memeriksa yang bersangkutan, karena saat ini masih di pihak APMM dan belum diserahkan ke pihak kepolisian Indonesia.

"Kita belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap anggota karena sedang ditangani APMM termasuk uang 10.000 ringgit tersebut," kata Supriyanto.

Proses Penangkapan Bripka RK

Bripka RK diketahui melakukan pengejaran terhadap kapal nelayan Malaysia yang masuk ke perairan Bengkalis, Riau. Saat pengejaran tersebut kapal nelayan dan kapal RK memasuki wilayah perbatasan.

Berhasil menangkap kapal nelayan, RK diketahui memasuki kapal tersebut, dan disinilah diduga RK mulai melakukan pemerasan.

Saat pemerasan berlangsung, kapal nelayan tanpa sadar telah memasuki perairan Malaysia, dan pihak APMM kemudian melakukan penangkapan.

Saat ditangkap, RK ternyata bukan bersama anggota kepolisian lainnya, namun ia tertangkap melakukan aksi bersama 3 warga sipil Indonesia.

Wajan Raksasa Pecah Karena Proses Pemindahan Yang Ceroboh


Wajan raksasa yang ditemukan Kutoarjo pecah saat dilakukan proses pemindahan ke museum Tosan Aji. Pecahnya wajan raksasa ini di duga karena proses pemindahan yang ceroboh dan tidak melalui perencanaan yang matang.

Untuk pemindahaan barang langka, biasanya diperlukan perencanaan yang matang mengingat benda-benda langka terpendam lama di dalam tanah sehingga sangat rapuh.

Dari gambar yang beredar, pemindahan wajan raksasa ini menggunakan katrol dan seling baja secara langsung ke arah wajan raksasa, tidak terlihat sedikitpun ada kotak kayu pengaman yang membungkus wajan.


"Ketika diangkat dengan katrol dan seling baja, wajannya jatuh karena ternyata benda itu begitu berat," ungkap Eko Riyanto Kasi Sejarah Purbakala dan Nilai Tradisi Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Purworejo.

Selain sisi wajan yang pecah, bagian tengah wajan juga mengalami retak yang sangat parah, bahkan menurut Eko, retaknya sepanjang kurang lebih setengah meter.

Bagaimapun juga wajan ini punya nilai sejarah dan saat diletak di museum tentu akan mendapat banyak pengunjung yang hingga saat ini masih penasaran melihat secara langsung.

Walaupun sudah terlihat bahwa pemindahan menyalahi prosedur, Eko tetap beranggapan bahwa pecahnya wajan karena kecelakaan.

"Tentu kami sayangkan, namun bagaimana lagi, kecelakaan seperti itu memang sulit diprediksi," tutur Eko.

Semoga kasus ini bisa menjadi pelajaran, bahwa pemindahan benda langka bukanlah perkara mudah, dan sangat perlu kehati-hatian.

Bahkan para arkeolog perlu memakai kuas hanya untuk membersihkan permukaan benda langka.

Kivlan Zen Bantah Pembebasan 10 WNI Karena Bayar Tebusan 50 Juta Peso


Abu Sayyaf telah membebaskan 10 Warga Negara Indonesia yang sebelumnya disandera. Beredar kabar jika pembebasan ini dilakukan setelah ada pembayaran tebusan sejumlah 50 juta Peso kepada pihak penyandera (Abu Sayyaf).

Namun informasi tentang pembayaran uang tebusan ini di bantah oleh Mayjen Purn Kivlan Zen, yang menjadi salah satu negosiator pembebasan 10 WNI,

"Tidak ada pembayaran tebusan. Ini murni negosiasi,"kata Kivlan Zen.

Kivlan mengatakan saat dilakukan negosiasi dengan Abu Sayyaf, pihak perusahaan tempat 10 WNI bekerja memang telah mengutus seseorang bernama Budiman untuk menyerahkan uang tebusan sesuai yang di minta.

Namun menurut Kivlan, uang tersebut tidak jadi diserahkan.

"Uang itu dibawa oleh Budiman namun tidak diserahkan. Uang itu akhirnya dibawa pulang kembali," ujar Kivlan.

Akan tetapi pernyataan berbeda datang dari Menteri Luar Negeri Retno LP. Marsudi saat di tanya tentang pembayaran uang tebusan.

“Kami tidak tahu menahu soal itu. Fokus kami adalah untuk bagaimana WNI tetap selamat,” tegas Retno usai mendampingi Presiden Joko Widodo jumpa pers di Istana Bogor, Minggu (1/5).

Sony Beri Game Gratis Khusus Pelanggan PS Plus


Bagi pelanggan yang melakukan pembelian PlayStation Plus (PS Plus) pada bulan Mei ini, akan di beri game gratis oleh Sony.

Dikutip dari Ubergizmo, Minggu (1/5/2016), Tropico 5 adalah permainan gratis pertama yang ditawarkan PS Plus pada awal bulan ini.

Melalui game ini, para gamers akan dibawa untuk bertualang di sebuah pulau fiksi yang bernama Tropico.

Cuma karena Es Batu, Starbucks Digugat Pelanggannya Rp 66 Miliar


Mungkin hal ini terkesan lucu dan mengada-ngada, hanya karena hal sepele, jaringan kedai kopi raksasa Starbuck digugat pelanggannya ke pengadilan sebesar 5 juta dolar atau sekitar Rp 66 miliar karena dinilai memberi es batu terlalu banyak.

Adalah Stacy Pincus yang mengajukan gugatan, karena menganggap Starbucks telah melakukan penipuan terhadap pelanggan. Menurut Stacy, modus yang dilakukan Starbucks ialah dengan meberi es batu dengan jumlah yang terlalu banyak membuat pelanggan hanya menerima sekitar separuh jumlah minuman yang mereka beli.

"Seorang pelanggan Starbucks yang memesan segelas minuman dingin Venti hanya mendapatkan 14 ons minuman itu, hanya sekitar setengah dari jumlah yang diiklankan dan hanya lebih dari separuh dari yang mereka bayarkan," demikian isi surat gugatan setebal 29 halaman yang telah dimasukkan ke pengadilan federal Illinois Utara di Chicago pekan lalu.

Sementara itu, manajemen Starbucks menyebut gugatan itu tak masuk akal dan mengklaim para pelanggan sudah memahami bahwa es adalah bagian penting dalam setiap minuman dingin.

Starbucks adalah jaringan kedai kopi terbesar di dunia dengan lebih dari 24.000 toko di 70 negara, sebanyak 11.000 toko berada di AS.

Daftar Nama 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf


Abu Sayyaf telah membebaskan 10 WNI setelah ada pembayaran tebusan sejumlah 50 juta Peso kepada pihak penyandera (Abu Sayyaf). Para sandera ini di bebaskan dengan cara di antar oleh seorang pria yang tidak diketahui namanya dengan cara mengantar ke rumah Gubernur Sulu (Abdusakur) Toto Tan (II).
Berikut ini adalah beberapa nama yang dikabarkan telah dibebaskan Sayyaf:

1. Peter Tonsen Barahama (31) warga Batu aji, Batam.

2. Julian Philip, (50) warga Tondang Utara, Kabupaten Minahasa.

3. Alvian Elvis Peti,(33) warga Kebon bawang Tanjung Priok, Jakarta Utara.

4. Mahmud, (32) Telaga Biru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

5. Surian Syah (34) Kendari Sulawesi Tenggara

6. Surianto (31), Wajo Sulawesi Selatan

7. Wawan Saputra (23), Puncak indah, Malili, Palopo.

8. Bayu Oktavianto (23), Delanggu, Jawa Tengah

9. Rinaldi (25), warga Tinumbu, Makassar.

10. Wendi Raknadian (29),

Abu Sayyaf Bebaskan 10 WNI, Setelah Membayar Tebusan 50 Juta Peso


Abu Sayyaf telah membebaskan 10 Warga Negara Indonesia yang sebelumnya disandera. Pembebasan ini dilakukan setelah ada pembayaran tebusan sejumlah 50 juta Peso kepada pihak penyandera (Abu Sayyaf).

Para sandera ini di bebaskan dengan cara di antar oleh seorang pria yang tidak diketahui namanya dengan cara mengantar ke rumah Gubernur Sulu (Abdusakur) Toto Tan (II).

"Kita infokan ada seorang tidak diketahui menaruh 10 WNI di depan rumah dari Gubernur Sulu (Abdusakur) Toto Tan (II)," kata Polisi wilayah Provinsi Sulu, Wilfredo Cayat.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga membenarkan pembebasan ini. "Ya sudah dibebaskan," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Menurut Badrodin, seluruh WNI dalam kondisi sehat. Namun Badrodin tidak menjelaskan secara detail proses pembebasan ini. "Masih ada tahapan, tunggu saja," tuturnya.


10 WNI Yang Disandera Telah Dibebaskan Oleh Kelompok Abu Sayyaf


Kabar gembira datang dari 10 ABK Warga Negara Indonesia yang sebelumnya di sandera kini telah dibebaskan oleh kelompok militan Abu Sayyaf di daerah Sulu pada Minggu siang hari ini.

Polisi wilayah Provinsi Sulu, Wilfredo Cayat telah mengonfirmasi perihal pembebasan ini. Namun tidak di ketahui identitas pria yang mengantar 10 WNI yang di sandera ini ke rumah Gubernur Sulu.

"Kita infokan ada seorang tidak diketahui menaruh 10 WNI di depan rumah dari Gubernur Sulu (Abdusakur) Toto Tan (II)," kata Cayat, seperti dikutip dari laman the Star, Minggu (5/1).

"Mereka langsung dibawa ke dalam rumah dan gubernur langsung menelepon saya," lanjutnya.

Kini 10 WNI sedang dipulihkan kondisinya dan siap dipindahkan ke Zamboanga. Mereka juga tengah dipersiapkan untuk dikembalikan ke pihak konsuler.

Sumber terkait juga mengatakan jumlah tebusan senilai 50 juta Peso telah dibayarkan kepada pihak penyandera (Abu Sayyaf).

"Mereka diperkirakan telah dibebaskan sekitar hari Jumat dan Sabtu, di salah satu bagian di kota Luuk."

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga membenarkan pembebasan ini. "Ya sudah dibebaskan," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Menurut Badrodin, seluruh WNI dalam kondisi sehat. Namun Badrodin tidak menjelaskan secara detail proses pembebasan ini. "Masih ada tahapan, tunggu saja," tuturnya.

Kisah Inspiratif, Tukang Jahit Sepatu Naik Sedan Camry Saat Mangkal


Kisah inspiratif kali ini datang dari tukang jahit sepatu bernama Jamaluddin Hamdan (49). Pekerjaan menjadi penjahit sepatu yang sudah delapan tahun dilakoni Hamdan, dan ia biasa mangkal di RH Plaza, Jalan Lapangan Terbang Kuching, Malaysia.

Setiap hari Hamdan pulang - pergi ke tempat mangkal menggunakan mobil sedan Camry miliknya. Selain itu ia juga sudah pergi menunaikan umrah bersama istrinya.

“Saya kerja sebagai tukang sepatu ni sebab ingin tolong orang, yang pertama tolong diri sendiri (cari duit) dan pekerjaan ini menghasilkan uang,’‘ katanya seperti dilansir Suara TV, baru-baru ini.

“(Paling penting) bisa tolong orang, sebab kalau sepatunya (terutama merek mahal) rusak sikit, tak perlu buang. Kalau kaya tak masalah lah.”

Perlengkapan yang di bawa Hamdan saat bekerja hanyalah peralatan jahit sepatu dan sebuah kursi kayu sebagai tempat duduk menunggu pelanggan.

“Rezeki Allah yang bagi (yang penting) lakukan salat, terutama salat sunat Dhuha antara Subuh dan Zohor mohon agar rezeki dimurahkan.’‘

“Kerja apapun tapi kalau tak salat, rezeki yang diperoleh tidak akan rasa nikmat. Sebab kalau lupakan satu waktu (salat) akan rugi seribu waktu yang penting mohon pada yang Esa dan kita jangan sombong dan congkak.”

“Tukang sepatu ni kadang-kadang dipandang sebelah mata. Anak muda sekarang lebih suka kafe rata-rata tak mau kerja kotor macam ini.’‘

“Mungkin karena mak (dan) bapa mereka dari kalangan orang senang, jadi mereka pagi buka tangan (minta duit) pada ayah, petang buka tangan pada mak. Sebab itu mereka (anak) rasa tak payah kerja.’‘

“Kalau nak kata kotor memang lah kotor, mungkin sebab itu remaja zaman sekarang malu kerja macam ini.”

Bagi Hamdan, apapun kerja yang dilakoni asal halal tidak perlu malu dan harus bersyukur berapapun hasil yang di peroleh. Selain itu perbanyak ibadah agar pintu rezeki selalu di buka lebar.

Berikut ini video lengkapnya:


Eyang Luna Maya Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari artis cantik Luna Maya, yang baru saja ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh Eyang tercinta. Kabar ini diperoleh dari Luna Maya sendiri yang menulis di akun Instagram dengan kalimat ""Rest in peace dear Eyang. Kamu akan selalu kurindukan,"

Selain itu, Luna Maya juga mengunggah foto Eyangnya yang sedang berpose dengan ibunda tercinta, Luna menyampaikan doanya. Ia berharap sang eyang akan tenang di sisi Tuhan dan Luna akan selalu merindukannya.


Adik Ayu Ting Ting Ngamuk di Instagram

Adik kandung artis Ayu Ting Ting, yaitu Syifa, ngamuk di akun Istagram miliknya. Syifa berang dengan serangan haters yang selalu menyalahkan keluarganya, terutama ibu kandungnya terkait hubungan Ayu Ting Ting dengan Shaheer Sheikh.

Saking emosinya, Syifa menyebut Shaheer Sheikh sebagai laki-laki brengsek.

"Hay haters-haters, kalian nggak sekolah ya? Hello, lo perempuan Indonesia, lo punya hati nggak sih? Semuanya kalo lo jadi seorang ibu melihat anaknya disakitin dengan laki-laki yang brengsek seperti orang India itu @shaheernawaz kalian bakal sedih dan hancur melihat anak kalian disakiti seperti ini! Semoga Allah membalas dan semoga kalian haters yang mulutnya nggak bisa dijaga bisa ngerasain seperti ibu saya!!!" tulis Syifa penuh emosi.


Serangan Udara Inggris Sejauh Ini Tewaskan 1.000 Militan ISIS


Serangan udara pasukan Inggris sejauh ini diperkirakan telah menewaskan hampir 1000 anggota ISIS, baik di Suriah, maupun di Irak dalam waktu 18 bulan terakhir.

Selain itu pemerintahan Inggris juga menyatakan bahwa tidak ada korban sipil.

"Catatan kami menunjukkan tidak ada korban jiwa dari warga sipil dalam periode tersebut," tutur Kemenhan Inggris, seperti dikutip AFP, Sabtu (30/4/2016).

Namun informasi ini masih belum bisa di verifikasi kebenarannya, terlebih pasukan Inggris  tidak berwenang mengunjungi lokasi serangan dan memverifikasi jumlah musuh yang tewas.

Perkiraan anggota ISIS yang tewas dan "tidak ada korban sipil" ini menurut pemerintahan Inggris merupakan estimasi yang "didasarkan analisis pascaserangan."

Jepang Tangkap Kapal Nelayan, Taiwan Kirim Patroli Laut





Negara Jepang diketahui telah menahan kapal Tung Sheng Chi 1, milik nelayan Taiwan usai masuk perairan sengketa di sekitaran pulau karang. Menghadapi aksi jepang ini, pemerintahan Taiwan mengirim kapal patroli laut di kawasan sengketa tersebut.


"Jepang tidak memiliki Hak untuk melarang kapal nelayan Taiwan d daerah tersebut, pemerintah kami akan membela Hak kebebasan mereka di perairan internasional," kata seorang penjaga administrasi tepi laut Taiwan.

Jepang sudah lama mengklaim Jepang mengatakan bila pihaknya memiliki hak khusus di 200 nautical mile di sekitar area atol tak berpenghuni di Laut Filipina. Namun begitu, Taiwan, China dan Korea Selatan dengan keras menyangkal klaim tersebut.

Popular Posts